Jumat, 10 April 2015

Manfaat Ekonomi Tanaman Hasil Hutan Non Kayu Lidah Buaya (Aloe vera)

Makalah Ekonomi Sumberdaya Hutan                                                                       Medan,   Maret 2015
Manfaat Ekonomi Tanaman Hasil Hutan Non Kayu Lidah Buaya (Aloe vera)
Oleh:
Muhammad Rizky Wiansyah
131201003
HUT 4A










PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2015

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Lidah Buaya atau Aloe vera berasal dari bahasa Latin Aloe barbadensis Milleer adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini sering kita lihat di pekarangan rumah dan dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.
Tanaman lidah buaya ini pemeliharaan nya relatife mudah dan produksinya lebih tahan lama (Tidak mudah busuk). Tumbuhan ini juga memiliki kegunaan dan manfaat yang sangat luas misalnya untuk pengobatan sampai kosmetik/kecantikan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pemanfaatan tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.
Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.
1.2 Permasalahan
Dari pembahasan makalah ini ada beberapa masalah yang timbul, diantaranya adalah:
1.  Apakah Manfaat lidah buaya?
2.  Bagaimana cara pemanfaatan lidah buaya?
3.  Mengapa banyak masyarakat yang tidak mengetahui manfaat lidah buaya?
4.  Apa yang membuat lidah buaya memiliki banyak manfaat
1.3 Perumusan Masalah
            Dari permasalahan yang timbul di atas, maka penulis merumuskan masalah yang akan dibahas yaitu “Apakah Manfaat Ekonomi dari Lidah Buaya ? “.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1Manfaat dan Khasiat Lidah Buaya
Adapun berbagai macam manfaat dan khasiat dari lidah buaya diantaranya sebagai berikut :
1. Manfaat dan Khasiat Lidah buaya Untuk Kesehatan
Selain menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung. Lidah buaya atau Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Tanaman ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM.Bangsa Mesir kuno sudah mengenal khasiat lidah buaya sebagai obat sekitar tahun 1500 SM. Berkat khasiatnya, masyarakat Mesir kuno menyebutnya sebagai tanaman keabadian.
Seorang peracik obat-obatan tradisional berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit. Misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan. Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.
2. Manfaat Lidah Buaya untuk Kecantikan
Semenjak Zaman-Zaman Kerajaan tanaman Lidah Buaya (Aloe vera) telah banyak digunakan untuk bidang kesehatan dan perawatan kecantikan. Beberapa manfaat penggunaan lidah buaya, yaitu untuk mencegah serangan jantung, mengatasi jerawat, dan menghitamkan rambut.       
Lidah buaya memiliki daun yang bergerigi pada tepinya. Baik daging (isi) dan daunnya dapat dimanfaatkan. Tanaman ini mengandung berbagai macam senyawa yang sangat bermanfaat untuk perawatan kecantikan terutama bagi wanita. Beberapa diantaranya,yaitu:
• lignin, bermanfaat untuk menjaga kelembutan kulit dan menjadikan kulit lebih cantik.
• glikoprotein, berperan dalam menghasilkan rambut yang lembut dan indah.
• antrakuinon dan asam amino yang bermanfaat dalam regenerasi sel kulit.

Pemanfaatan lidah buaya dapat dalam bentuk minuman, seperti minuman anti jerawat (lebih jelasnya lihat artikel bertajuk Anti Jerawat”) dan masker wajah.
Menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS.
2.2Jenis Lidah Buaya Yang Bermanfaat Untuk Kesehatan
1. Jenis Aloe vera Barbadensis Miller
Menurut seorang pengamat makanan kesehatan (suplemen), Dr. Freddy Wilmana, MFPM, Sp.FK, dari sekitar 200 jenis tanaman lidah buaya, yang baik digunakan untuk pengobatan adalah jenis Aloevera Barbadensis miller. Lidah buaya jenis ini mengandung 72 zat yang dibutuhkan oleh tubuh.
Di antara ke-72 zat yang dibutuhkan tubuh itu terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
Mengingat kandungan yang lengkap itu, lidah buaya menurut Dr. Freddy bukan cuma berguna menjaga kesehatan, tapi juga mengatasi berbagai penyakit. “Misalnya lidah buaya juga mampu menurunkan gula darah pada diabetesi yang tidak tergantung insulin. Dalam waktu sepuluh hari gula darah bisa normal,” katanya
Menurut Dr. Freddy, beberapa unsur mineral yang terkandung dalam lidah buaya juga ada yang berfungsi sebagai pembentuk antioksidan alami. Misalnya vitamin C, vitamin E, dan zinc.
“Bahkan hasil penelitian yang dilakukan ilmuwan asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa dalam Aloevera barbadensis miller terdapat beberapa zat yang bisa berfungsi sebagai antioksidan,” ujarnya. Antioksidan itu berguna untuk mencegah penuaan dini, serangan jantung, dan beberapa penyakit degeneratif.
Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidak cepat kering dan terlihat awet muda.
Selain wasir, lidah buaya bisa mengatasi bengkak sendi pada lutut, batuk, dan luka. Lidah buaya juga membantu mengatasi sembelit atau sulit buang air besar karena lendirnya bersifat pahit dan mengandung laktasit, sehingga merupakan pencahar yang baik.






BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari pembahasan-pembahasan di atas penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Lidah buaya tidak hanya digunakan sebagai tanaman hias saja, tetapi juga dapat di konsumsi.
2. Lidah buaya juga memiliki manfaat sebagai obat dan kosmetik/kecantikan.
3. Lidah buaya dapat digunakan untuk menyuburkan rambut.
4. Lidah buaya juga dapat digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit serius, diantaranya yaitu diabetes mellitus dan serangan jantung.
5. Selain itu juga lidah buaya dapat dipergunakan sebagai obat dari berbagai penyakit seperti bisul, kulit memar, bibir pecah-pecah, rambut rontok, wasir, dan radang.
3.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian, akhirnya penulis dapat menyimpulkan beberapa manfaat dan khasiat Lidah Buaya. Dari kesimpulan-kesimpulan di atas, penulis memiliki beberapa saran diantaranya:
1. Budidayakanlah tanaman lidah buaya.
2. Gunakanlah lidah buaya sebagai obat tradisional.
3. Apabila memiliki masalah pada rambut gunakanlah lidah buaya sebagai perawatan rambut.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar